Sunday 15th December 2019

    Bupati “Mengharuskan BUMD Kabupaten Bogor Memberikan Zakat Profesi”

    Bupati “Mengharuskan BUMD Kabupaten Bogor Memberikan Zakat Profesi”

    BOGOR – WARTA INDONESIA PEMBAHARUAN, Berdasarkan Intruksi  Bupati Bogor, Nomor 1 Tahun 2019, maka  Ade Yasin mensosialisasikan  tentang Optimalisasi Zakat Profesi, Infak dan Sedekah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor,  pada Senin (25/11).

    Himbauan dan sosialisasi ini merupakan instruksi  Bupati  Bogor kepada  kepala  OPD  (Organisasi Perangkat Daerah), Direktur BUMD  (Badan Usaha Milik Daerah) dan Direktur RSUD  (Rumah Sakit Umum Daerah) agar  mampu  menjadi  pelopor  dan mengkordinir serta  berperan aktif mengakomodasi zakat profesi.

    Ade  Yasin melanjutkan, profesi zakat harus dapat  meng’optimalkan serta  mensejahterakan masyarakat dalam mendukung program  Pancakarsa dengan  khususnya  Bogor berkeadaban, antara lain  seperti insentif  marbot, beasiswa putra daerah, beasiswa hafiz  Quran  dan  mendorong pengembangan pondok pesantren yang  jumlahnya lebih dari 1.300, “Ungkapnya.

    Apresiasi  yang telah diselenggarakan  dengan  kegiatan  mensosialisasikan  Instruksi Bupati  Bogor Nomor 1 Tahun 2019, dapat di optimalisasi berupa  zakat, infak dan sedekah khususnya bagi ASN yang beragama islam dilingkungan Pemerintah Daerah  Kabupaten Bogor sebagai upaya mengoptimalkan  pengumpulan zakat,” tuturnya.

    Hal  tersebut  seirama  dengan Ketua Baznas Kabupaten Bogor, KH. Lesmana menjelaskan dengan telah terbitnya Instruksi Bupati Bogor Nomor 1 Tahun 2019, maka Baznas  Kabupaten Bogor berkewajiban melakukan sosialisasi  kepada seluruh Pimpinan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se Kabupaten Bogor.

    “Dengan terbitnya Instruksi Bupati Bogor Nomor 1  Tahun 2019 maka kewajiban Baznas untuk melakukan  sosialisasi kepada seluruh unit pengumpul zakat,  sosialisasi dilaksanakan sebanyak empat tahap yaitu pertama sosialisasi kepada UPZ OPD, kantor kecamatan, SMP negeri dan SMA atau SMK negeri, kedua sosialisasi  kepada UPZ puskesmas dan kelurahan, ketiga sosialisasi  UPZ Koordinator Satuan Layanan Pendidikan Formal dan  Non Formal dan terakhir keempat sosialisasi UPZ desa,” Imbuh Lesmana. (Herta)

    banner 468x60

    Subscribe

    Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

    No Responses

    Comments are closed.

    copyrihgt2019@PT.surya insan mandiri