Sunday 7th June 2020
    redwipnews.com

    Kepala Dinas Kabupaten Bogor, Menjawab Ijasah Palsu AS “Kades Kiasari Dilantik, Menunggu Laporan Pengadilan Dari Pihak Berwenang

    Kepala Dinas Kabupaten Bogor, Menjawab Ijasah Palsu AS “Kades Kiasari Dilantik, Menunggu Laporan Pengadilan Dari Pihak Berwenang

    BOGOR-WARTA INDONESIA PEMBAHARUAN, Pelantikan  Kepala  Desa/Kelurahaan  tertanggal  18 Desember 2019, sebanyak  273 Kades.  Dari  jumlah  tersebut ada  beberapa  Kepala Desa  yang menggunakan  Ijasah  Palsu  saat pemilihan  calon  kades (Kepala Desa)  yang  serentak  di  273 Desa/Kelurahaan di Wilayah Kabupaten Bogor,  tertanggal  3 Nopember  2019.

    Bahkan beberapa  Kepala  Desa yang menggunakan  ijazah  palsu  tersebut,  sudah dilaporkan kepada Polresta  Bogor dengan sebagaimana  surat laporan bernomor 1.407 Kasat Reskrim  Polres, dengan  tertanggal  11 Nopember 2019.

    Menurut  Kasat Reskrim Bogor, laporan tersebut  sudah  ditindak dengan cepat, dengan melakukan penyelidikan dan panggilan kepada salah seorang yang bernama  AS  untuk dimintain  keterangan  dengan  sebagaimana  surat bernomor B/4016/XI/2019 saat pemilihan  kades menggunakan ijazah palsu, di Desa Kiarasari Kabupaten Bogor.

    Menurut  Ketua  Badan Pimpinan  Pusat Forum  Komunikasi  Suara  Pembangunan, Ir.  Marulia  Siahaan, ketika berkordinasi kepada Kepala Dinas Pendidikan  Kabupaten  Bogor, Entis Tisna S.Pd MM tentang keabsahaan Ijasah Palsu  yang  digunakan oleh AS (Ahyar  Suryadi) selaku  Kepala  Desa  Kiasari  yang  terpilih dan baru dilantik bulan Desember 2019 kemarin, Kadis  terkesan  selalu menghindar. Seolah-olah melepaskan tanggungjawab.

    Lanjut  Maruli, padahal  ada 12 alasan yang  kami nyatakan bahwa  ijazah  tersebut  adalah  palsu. Salah satu diantara 12 alasan yang dinyatakan tertuang tentang  Ijasah SDN. Cipeundeuy II, dan dalam  NEM (Nilai Ebta Murni) tersebut ada coretan garis lurus melintang  pada nomor : WI/I/PPD. 1/436/95 dan serta  Huruf  Halus Kasar  dalam ijasah AS tidak sama dengan ijasah milik satu angkatan/almamaternya.  Dengan  mengkonfirmasi  ijazah  tersebut,  Seharusnya  Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor,  Drs. Tisna mampu  memberikan  sedikit  keterangan  tentang  keabsahan  ijasah  tersebut.

    Namun  jawaban dan sanggahan  oleh  Kepala  Dinas Pendidikan  Kabupaten  Bogor melalui surat  401/513//Pumb SD dan menindak  lanjuti tayangan  surat dari  Badan Pimpinan  Pusat  Forum  Komunikasi  Suara  Pembaharuan  dengan nomor : 1.506/BPP-FKSP/XII/2019 tertanggal 20 Desemmber 2019, maka salah ungkapan isi surat ijasah  palsu tersebut  adalah Pengadilan dan  Dinas Pendidikan menunggu surat laporan/pemanggilan dari pihak berwenang, “ Imbuh Tisna  dengan melayangkan surat  kepada Maruli selaku Ketua  Badan Pimpinan  Pusat FKSP.  (Herta)                      

    banner 468x60

    Subscribe

    Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

    No Responses

    Comments are closed.

    Copyrihgt2019@PT. SILBERS M. STARS